Perjalanan Lovo Resto dari sekadar impian menjadi kenyataan merupakan bukti nyata semangat dan kegigihan Amy serta James, yang telah mendambakan untuk membuka restoran sendiri sejak masa SMA. Pada tahun 2005, setelah bertahun-tahun menabung dan memupuk impian tersebut, mereka akhirnya mengambil langkah berani untuk mewujudkannya—sebuah perjalanan yang penuh dengan antusiasme sekaligus tantangan. Berikut adalah kisah bagaimana impian mereka berkembang menjadi destinasi kuliner favorit seperti sekarang ini:v
- Tantangan Mendapatkan Lokasi: Menemukan dan membeli lokasi yang sempurna untuk restoran mereka merupakan hambatan besar pertama yang mereka hadapi. Lahan yang memikat hati mereka itu membutuhkan investasi finansial yang besar, sehingga memaksa mereka menguras seluruh tabungan hingga batas maksimal.Â
- Menavigasi Ranah Keuangan: Sebagai seorang koki, Amy dan James merambah wilayah yang asing terkait aspek bisnis dalam mengelola restoran. Kompleksitas manajemen keuangan pada awalnya terasa sangat berat dan membebani.
- Menemukan Pemandu Keuangan: Titik balik terjadi ketika mereka menemukan penasihat keuangan yang memiliki visi yang sama. Penasihat ini menjadi navigator keuangan mereka, yang memungkinkan mereka untuk fokus pada kecintaan mereka di bidang kuliner sembari memastikan kesehatan keuangan bisnis tersebut.
- Membangun Tim yang Berdedikasi: Awalnya sempat ragu mengenai cara merekrut staf yang tepat, mereka mengandalkan informasi dari mulut ke mulut di dalam komunitas mereka. Pendekatan akar rumput ini membantu mereka membentuk tim yang setia, yang banyak di antaranya telah bergabung sejak tahun 2006.
Masa-masa awal diwarnai dengan jam kerja yang panjang dan proses belajar yang menantang, namun dedikasi Amy dan James tidak pernah goyah. Mereka mencurahkan kecintaan terhadap kuliner dan komunitas ke dalam setiap aspek Cassio Lovo, menciptakan sebuah tempat yang mencerminkan perjalanan serta semangat mereka. Kini, Cassio Lovo bukan sekadar restoran; tempat ini merupakan simbol cinta, ketangguhan, dan kebahagiaan dalam mengejar impian. Amy dan James telah menciptakan lebih dari sekadar tempat bersantap; mereka telah membangun sebuah rumah bagi impian mereka sekaligus tempat yang nyaman bagi para tamu, menyajikan hidangan yang menghangatkan hati dan jiwa.Â


